
PADA 1 Juli 2010 lalu, saya melakukan pembelian Blackberry di Dukomsel. Satu bulan kemudian, tiba-tiba lampu indikator terus menyala berwarna biru dan lampu keypad mati. Blackberry tersebut langsung saya bawa kembali ke Dukomsel, Senin (9/8).
Karena Dukomsel tidak sanggup melakukan pengecekan, saya disarankan untuk melakukan perbaikan dengan menggunakan fasilitas garansi, dengan estimasi waktu tiga minggu. Saya pun setuju. Setelah hampir dua minggu, saya belum mendapatkan kabar apa pun. Dengan demikian, sayalah yang menghubungi Dukomsel. Saya lalu disarankan untuk menunggu. Petugasnya pun berjanji akan menghubungi saya. Namun ternyata tidak ada yang menghubungi saya untuk mengonfirmasi. Berkali-kali saya menghubungi nomor layanan 022-75158880 yang diberikan petugas Dukomsel, tetapi tidak pernah direspons.
Setelah komplain cukup keras, salah seorang teknisi menginformasikan bahwa Blackberry saya terdapat sejenis cairan di dalamnya sehingga otomatis garansi hilang dan perbaikannya dikenai biaya. Saya jelas keberatan, karena Blackberry itu tidak pernah terkena cairan apa pun, dan hal itu dibenarkan sejak awal oleh petugas Dukomsel. Saya pun minta informasi bagian mana yang rusak dan harus diganti. Kemudian petugas berjanji akan memberikan perinciannya. Saya meminta perbaikan itu dilaksanakan setelah ada persetujuan dari saya.
Besoknya, saya menghubungi lagi Dukomsel. Menurut bagian teknisi, biaya perbaikan sekitar Rp 400.000. Saya merasa keberatan karena kondisi Blackberry seperti itu bukan atas kelalaian pemakaian. Saya pun meminta Blackberry saya dikembalikan dengan kondisi seperti saat saya menyerahkan ke Dukomsel, karena akan saya bawa ke pusat servis di Jakarta. Petugas berjanji akan mengembalikannya paling lambat Selasa (24/8) pagi. Namun, lagi-lagi Dukomsel tidak menepati janjinya dengan berbagai alasan.
Setelah saya marah-marah, barulah petugas Dukomsel menghubungi saya dan meminta maaf. Bagian customer service tersebut mengatakan bahwa sebenarnya Blackberry saya telah selesai diservis tetapi karena permintaan saya, maka dikembalikan kepada kondisi rusak. Saya sangat kaget. Karena seperti kesepakatan awal, penggantian spare part Blackberry akan dilakukan apabila saya setujui. Sementara saat itu saya sudah mengatakan tidak.
Beraninya Dukomsel dan layanan servis Blackberry melakukan hal itu tanpa persetujuan saya sebagai pemilik. Blackberry saya telah dibongkar, diganti part-nya, kemudian dibongkar lagi dan dipasangkan kembali part yang rusak. Di mana letak tanggung jawab Dukomsel mengenai hal tersebut? Sementara itu, garansi Blackberry saya saja dinyatakan hangus. Saya sungguh kecewa terhadap layanan Dukomsel.
Lia Nurliah
Komp. Bumi Orange
Blok D3 No . 2
RT 04 RW 30
Cimekar
Incoming search terms for the article:
- DUKOMSEL (15)
- dukomsel bandung (4)
- www dukomsel com (2)
- marilyn monroe payudara montok hot topless bikini (2)
- www dadamulustante com (1)
- servis dukomsel (1)
- no dukomsel (1)
- minta perhatian dukomsel (1)
- kecewa dukomsel (1)
- garansi dukomsel (1)

